Back to Blog

Cegah Pelanggaran Pilkada Pandeglang, Thoni-Imat Tunjuk Tim Advokasi Hukum

PANDEGLANG, – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, Ir H Fathoni Mukson–Miftahul Tamamy SPdi MM resmi menunjuk Tim Advokasi Hukum pada hari Minggu 4 Oktober 2020 di Posko Pemenangan Thoni-Imat di Pandeglang.

Pembentukan tim advokasi hukum ini dilakukan untuk Pencegahan terjadinya pelanggaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Pandeglang 2020.

Pembentukan tim advokasi Thoni-Imat ini dirasa sangat khusus dan special dikarenakan para advokat yang tergabung di dalam Tim Advokasi Thoni-Imat merupakan gabungan dari beberapa Kantor Hukum yang ada di Wilayah Banten dan Kantor Hukum Jakarta. Kantor Hukum tersebut terdiri dari Kantor Hukum Satria Pratama, SH & Rekan.R. Erlangga & Co. NWK n Co.

Law Office Raden Elang Mulyana.

Nantinya tim advokasi hukum yang dibentuk tersebut bertugas mengawal jalannya proses pilkada Kabupaten Pandeglang 2020 serta mengantisipasi pelanggaran-pelanggaran pemilu.

Ketua Tim Advokasi Hukum Thoni-Imat,  Satria Pratama, SH, menerangkan, tim advokasi hukum Thoni-Imat dibentuk untuk mengkaji dan menangani berbagai dugaan pelanggaran  pemilu yang berpotensi terjadi selama perhelatan pemilukada Kabupaten Pandeglang.

Satria Pratama SH sebagai ketua tim Advokasi Thoni Imat, menerangkan rekan-rekan tim advokatnya, yaitu Advokat Ayi Erlangga, SH., Advokat Nandang Wira Kusuma, SH., Advokat Raden Elang Mulyana, SH., Advokat  Fatih Hanif SH, MH., Advokat H. Abdul Gofur SH, MH.,dll., yang semua nya adalah tim advokasi Thoni Imat.

“Kita diminta untuk mengantisipasi semua potensi terjadinya kecurangan dan pelanggaran, mengkaji, dan menangani persoalan hukum baik secara litigasi dan non litigasi selama proses perjalananan pencalonan  Thoni-Imat sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang periode 2020-2025, dan kami telah mengantongi Surat Kuasa dari Thoni-Imat.

Tim Advokasi Hukum Thoni-Imat juga berharap perhelatan Pilkada Kabupaten Pandeglang dapat berlangsung dengan sejuk, aman, damai, dan kondusif sebagai bentuk kedewasaan seluruh pasangan calon dan masyarakat kabupaten Pandeglang dalam berdemokrasi.

Sumber: radarnusantara

Share this post

Back to Blog